PRAKTIKUM 8
DNS SERVER
PERSIAPAN PRAKTIKUM
- Laptop/PC dengan Sistem Operasi Debian
- Wajib menyelesaikan Praktikum sebelumnya
- Aplikasi Bind9
- Tutorial online
https://youtu.be/n6Q5O7X53Cc?si=syCACwFxnCmgeyR5
Domain Name System adalah suatu metode untuk meng-konversikan Ip Address (numerik) suatu komputer ke dalam suatu nama domain (alphabetic), ataupun sebaliknya. Yang memudahkan kita dalam mengingat computer tersebut. Misalnya, server Debian memiliki alamat Ip Address sekian, namun pada umumnya, orang tidak akan mudah mengingat alamat Ip dalam bentuk numerik tersebut. Dengan adanya DNS Server, kita bisa mengakses halaman situs dari server Debian tersebut hanya dengan mengakses nama Domain-nya (www.debian.edu), tanpa mengingat Ip Address dari computer tersebut.
1. Install Bind9
Bind9 (Berkeley Internet Name Domain versi 9) adalah salah satu aplikasi linux yang sangat populer sebagai DNS Server, dan hampir semua distro linux menggunakanya. Selain itu, dalam konfigurasinya pun cukup mudah dimengerti, khususnya bagi pemula awal.
Berikut file-file penting yang akan kita konfigurasi dalam DNS Server.
-
/etc/bind/named.conf.local
-
file forward
-
file reverse
-
/etc/resolv.conf
apt install bind9
2. Konfigurasi Bind9
Untuk membuat zone domain, lakukan pengubahan pada file named.conf.local
pico /etc/bind/named.conf.local
Tambahkan script berikut dibagian akhir
zone "tjkt.com" {
type master;
file "/etc/bind/db.tjkt";
};
zone "10.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
};
Note :
"10.168.192" adalah 3 blok awal ip local yang mengarah ke client
"tjkt.com" adalah nama domain yang saya pergunakan, sesuaikan nama domain tersebut dengan yang akan kalian gunakan
Hasil akhir terlihat seperti berikut
Pada Debian versi 12 dan sebelumnya, sudah menyediakan fle konfigurasi standar yang telah ada dengan nama file db.local, sehingga bisa kita manfaatkan hanya dengan mengcopy file db.local lalu mengkonfigurasi sesuai dengan yang kita perlukan. Namun pada Debian versi 13 file tersebut sudah tidak tersedia.
Untuk mengatasi hal tersebut, silahkan download file tersebut pada link berikut :
File db.local = http://aplikasi.smkn1samarinda.sch.id:9015/bind9/db.local
Kemudian ubah file db.local tersebut menjadi db.tjkt sesuai dengan konfigurasi yang telah di buat pada file named.conf.local
Berikut langkah-langkahnya
cd /etc/bind/
wget http://aplikasi.smkn1samarinda.sch.id:9015/bind9/db.local**
cp db.local db.tjkt
Hasil akhir seperti berikut
Edit file db.tjkt lalu sesuaikan konfigurasinya
pico db.tjkt
Sesuaikan menjadi
Note :
Sesuaikan nama domain dan IP yang digunakan (tjkt.com) dan ip (192.168.10.1) yang akan digunakan
Seperti yang kita lakukan pada file forward, download file tempalate db.127 pada link berikut
File db.127 = http://aplikasi.smkn1samarinda.sch.id:9015/bind9/db.127
wget http://aplikasi.smkn1samarinda.sch.id:9015/bind9/db.127
- Copy file db.127 dan ubah menjadi db.192
cp db.127 db.192
Hasil akhir seperti berikut
Edit file db.192 lalu sesuaikan konfigurasinya
pico db.192
Sesuaikan menjadi
Note :
angka 1 adalah 1 blok terakhir dari ip anda (sesuaikan angka tersebut)
3. Restart service dan cek status bind9
systemctl restart bind9
systemctl status bind9
Pastikan status sudah active (running), jika tidak silahkan di cek kembali konfigurasi pada file sebelumnya.
4. Ubah file hosts dan resolv
Tampilan file /etc/hosts
Tampilan file /etc/resolv.conf
5. Pengujian DNS
Gunakan perintah nslookup untuk melakukan pengecekan domain yang telah kita buat
nslookup 192.168.10.1
nslookup tjkt.com
Jika terdapat pesan kesalahan, periksa kembali konfigurasi yang telah di buat

![]()
Jika nslookup di jalankan dari client, dan tidak dapat terhubung, pastikan firewall server mengizinkan akses ke dns
ufw allow dns
Note
Seting pico /etc/bind/named.conf.options tambahkan agar dari lokal dipaksa untuk menggunakan dns lokal jika tidak ada baru di arahkan ke publik
Pastikan file resolv.conf sesuai
Jika suka hilang
Tambahkan resolv.conf.tail
pico resolv.conf.tail
domain tjkt.com
nameserver 192.168.10.1
options {
directory "/var/cache/bind";
listen-on {127.0.0.1; 192.168.10.1;};
allow-query {localhost; 192.168.10.0/24;};
forwarders {
8.8.8.8;
1.1.1.1;
};
forward only;
recursion yes;
dnssec-validation auto;
auth-nxdomain no;
};