#
PRAKTIKUM 9
#
WEB DAN DATABASE SERVER
Web Server termasuk salah satu layanan SERVER yang paling popular. Karena lewat web server tersebut, website kita dapat diakses oleh seluruh pengunjung dari Internet. Dalam keadaan default, web server berjalan pada protocol HTTP melalui port 80. Pada buku ini kita akan membuat web server menggunakan aplikasi Apache.
Dalam perancangan Web Server, kita harus mengetahui terlebih dahulu persyaratan (Dependensi) dari website yang akan kita buat. Misalnya, website tersebut membutuhkan bahasa HTML saja, atau PHP6, PHP7 atau PHP8, atau juga MySQL Database sebagai media penyimpanan datanya. Kita asumsikan saja, akan menggunakan Content Management System (CMS) gratisan dari Internet, semisal Wordpress, Joomla atau Druppal.
PERSIAPAN PRAKTIKUM
- Laptop/PC dengan Sistem Operasi Debian
- Wajib menyelesaikan Praktikum 4
- Aplikasi web server Apache2, NGINX atau Speedlite
- Database Server dengan Mysql/MariaDB
- Database managemen dengan PhpMyadmin
- Tutorial online
#
1. Install Aplikasi Web Server (Apache), Database Server (mariadb), PHP dan phpMyAdmin
apt-get install apache2 mariadb-server php phpmyadmin
#
2. Akses Web Server dan phpMyAdmin
Akses web dengan menggunakan domain http://tjkt.com
Akses phpMyAdmin dengan domain http://tjkt.com/phpmyadmin
#
3. Membuat dan mengamankan Database
mariadb-secure-installation
Login kedalam aplikasi, lalu buat Database dan User yang digunakan nantinya untuk setup aplikasi website kita (dalam praktek kali ini menggunakan wordpress)
mysql -u root -p
MariaDB [(none)]> CREATE DATABASE wordpress;
MariaDB [(none)]> GRANT ALL ON wordpress.* TO tjkt@'localhost' IDENTIFIED BY '123456' WITH GRANT OPTION;
MariaDB [(none)]> FLUSH PRIVILEGES;
MariaDB [(none)]> exit;
Deretan baris perintah itu akan menghasilkan 1 database baru dengan nama wordpress, kemudian memberikan hak akses full kepada user dengan nama tjkt serta password 123456, silahkan sesuaikan untuk penamaannya
#
4. Perintah start, restart, reload, stop service
Perintah pendukung Apache
systemctl start apache2
systemctl restart apache2
systemctl stop apache2
systemctl reload apache2
Perintah pendukung mariadb
systemctl start mariadb
systemctl restart mariadb
systemctl stop mariadb
systemctl reload mariadb
#
5. Konfigurasi Virtual Host dan Sub Domain
Virtual Host ini akan mewakili konfigurasi untuk setiap website yang akan kita buat, baik itu domain utama maupun sub domain. Langkah yang paling mudah adalah dengan cara copy saja file default yang ada, dan membuat konfigurasi Virtual Host yang baru untuk website kita.
Ubah direktori kerja anda ke folder sites-available
cd /etc/apache2/sites-available/
cp 000-default.conf web1.conf
pico web1.conf
konfigurasi awal
Sesuaikan menjadi
ServerName web1.tjkt.com #Silahkan disesuaikan dengan domain masing-masing
ServerAlias www.web1.tjkt.com #Silahkan disesuaikan dengan domain masing-masing
ServerAdmin nama**@tjkt.com** #Silahkan disesuaikan dengan email masing-masing
DocumentRoot /var/www/web1 #Folder untuk source code werbsite yang akan kita buat
#
6. Mengaktifkan dan Nonaktifkan VirtualHost
a2dissite namaVirtualHost
a2ensite web1.conf
#
7. Konfigurasi Web Direktori
cd /var/www/
mkdir web1
cd /var/www/web1
Sehingga menjadi tampil seperti ini