PRAKTIKUM 2
INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN
PERSIAPAN PRAKTIKUM
- Laptop/PC dengan Sistem Operasi minimal Windows 10
- Akses ke Server Proxmox
- File ISO Debian 11 yang dapat di download pada server http://10.10.0.8 (dapat di akses diseluruh hotspot SMKN 1 Samarinda)
- Tutorial online
Instalasi Debian = https://youtu.be/VNj4OqjsxcY?si=6jM2rwjbPdl6TqlJ
Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system; disingkat OS) adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai daemon untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras sebagai masukan dan keluaran serta alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan sering kali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Daemon
1. Debian
Debian adalah salah satu sistem operasi Linux yang bersifat open source dan gratis untuk digunakan. Debian dikembangkan dan didistribusikan oleh Debian Project, sebuah komunitas yang didirikan pada tahun 1993 oleh Ian Murdock. Debian memiliki reputasi sebagai sistem operasi yang stabil dan aman untuk digunakan. Debian didasarkan pada kernel Linux, namun menyediakan lebih dari 59.000 paket perangkat lunak yang telah dikompilasi dan diuji oleh tim pengembang Debian. Paket-paket tersebut meliputi perangkat lunak sistem, server, dan aplikasi desktop seperti browser web, aplikasi kantor, permainan, dan sebagainya.
Debian juga memiliki beberapa varian, seperti Debian GNU/Linux, Debian GNU/kFreeBSD, dan Debian GNU/Hurd. Debian GNU/Linux didistribusikan dengan menggunakan model pengembangan yang bersifat open source dan gratis, dengan proses pengembangan yang berlangsung di bawah pengawasan tim pengembang Debian. Tim pengembang Debian terdiri dari ribuan sukarelawan yang tersebar di seluruh dunia, yang berkontribusi pada pengembangan, penerjemahan, dan dokumentasi Debian. Debian memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari sistem operasi Linux lainnya. Salah satunya adalah sistem manajemen paket yang digunakan oleh Debian, yaitu Advanced Packaging Tool (APT). APT memungkinkan pengguna untuk menginstal, menghapus, dan mengelola paket perangkat lunak dengan mudah dan efisien. Selain itu, Debian juga memiliki proses pengujian yang ketat sebelum rilis, sehingga menjamin stabilitas dan keamanan sistem operasi. Debian juga memiliki komunitas yang besar dan aktif, yang dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada pengguna Debian. Komunitas Debian juga sering kali mengadakan acara pertemuan dan diskusi online untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai Debian.
Sumber : https://it.telkomuniversity.ac.id/mengenal-debian-os-sejarah-kelebihan-dan-kekurangan/
2. Install Debian
Sistem operasi Debian dapat di install ke dalam komputer dengan beberapa cara, bisa dilakukan secara langsung ke dalam mesin komputer, atau dengan memanfaatkank aplikasi virtual seperti Virtual Box, VM Ware ataupun Proxmox, kali ini kita akan menginstall Debian dengan menggunakan metode secara virtual.
Silahkan login menggunakan user yang telah di buat pada waktu proses instalasi
Login kedalam Debian
Dalam Linux, pembagian hak akses pemakai atau user dibedakan menjadi dua. Yaitu user biasa dan super user (root). Dengan hak akses super user, kita diperbolehkan mengubah, menambah, dan menghapus file konfigurasi system yang ada. Berbeda dengan user biasa, yang memiliki hak akses terbatas.
Perbedaan antara user biasa dan super user, ditandai dengan symbol “$” dan “#” pada terminal. Untuk login ke super user, gunakan perintah su -.
Walau dalam keadaan user biasa, anda masih bisa menggunakan hak akses root. Caranya yaitu tinggal ketikan perintah sudo sebelum perintah selanjutnya.
3. Tugas
Install Virtual machine Deb 13 Client dengan mode instalasi Graphic Install, kemudian pada Software Selection lakukan pilihan pada
- Debian Desktop Environment
- GNOME
- Standard system utilities