# **PRAKTIKUM 1**

## **VIRTUAL MACHINE**

**PERSIAPAN PRAKTIKUM**

- Laptop/PC dengan Sistem Operasi minimal Windows 10
- Aplikasi Setup Virtual Box atau VM Ware, download pada server http://10.10.0.8 (dapat di akses diseluruh hotspot SMKN 1 Samarinda)
- Tutorial online

Instalasi Virtual Box = <https://youtu.be/EbNqLBWijzA?si=ISCYOlS-xv2eZAj0>

Konfigurasi Project VB = <https://youtu.be/44Jojo3tfng?si=LVSw2sphfGsdIR39>

Aplikasi Mesin Virtual, atau aplikasi VM, adalah program yang mensimulasikan lingkungan komputasi virtual. Mesin virtual dibuat pada sistem operasi host komputer. Aplikasi VM membuat CPU virtual, penyimpanan, memori, antarmuka jaringan, dan perangkat lain. Adopsi aplikasi mesin virtual meningkat karena kesederhanaan dan fleksibilitas dalam menguji aplikasi di lingkungan yang aman.

Berikut adalah daftar Software VM berbayar dan gratis yang popular :

1. VirtualBox
2. Oracle VM
3. Hyper-V
4. Microsoft Free Account Virtual Machine
5. QEMU
6. Citrix Hypervisor
7. Red Hat Virtualization
8. VMware Fusion
9. Xen Project
10. Google Cloud Compute Engine
11. KVM

Sumber : <https://diskominfosp.lebakkab.go.id/11-perangkat-lunak-virtual-machine-untuk-windows/>

### **1. Virtual Box**

VirtualBox adalah produk virtualisasi x86 dan AMD64/Intel64 yang kuat untuk penggunaan perusahaan dan rumah. VirtualBox tidak hanya merupakan produk yang sangat kaya fitur dan berkinerja tinggi untuk pelanggan perusahaan, tetapi juga merupakan satu-satunya solusi profesional yang tersedia secara bebas sebagai Perangkat Lunak Sumber Terbuka di bawah ketentuan GNU General Public License (GPL) versi 3.

Saat ini, VirtualBox berjalan pada host Windows, Linux, macOS, dan Solaris dan mendukung sejumlah besar sistem operasi tamu termasuk namun tidak terbatas pada Windows (NT 4.0, 2000, XP, Server 2003, Vista, 7, 8, Windows 10 dan Windows 11), DOS/Windows 3.x, Linux (2.4, 2.6, 3.x, 4.x, 5.x dan 6.x), Solaris dan OpenSolaris, OS/2, OpenBSD, NetBSD dan FreeBSD.

VirtualBox sedang dikembangkan secara aktif dengan rilis yang sering dan memiliki daftar fitur yang terus bertambah, sistem operasi tamu yang didukung, dan platform yang dijalankannya. VirtualBox adalah upaya komunitas yang didukung oleh perusahaan yang berdedikasi: setiap orang didorong untuk berkontribusi sementara Oracle memastikan produk selalu memenuhi kriteria kualitas profesional.

Sumber : <https://www.virtualbox.org/>

**1.1. Install Aplikasi Virtual Box**

Semua aplikasi yang berjalan pada sistem operasi windows sangat mudah sekali dalam proses instalasinya. Yang diperlukan adalah installer aplikasi Virtual Box itu sendiri yang bisa didapatkan dengan download dari website remsi virtual box pada link <https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads> atau bisa juga kita download pada kumpulan aplikasi yang sudah tersedia pada server di Lab SMK N 1 Samarinda.

>>> Klik 2x pada file setup virtual box yang telah kalian download sebelumya

![](./vm/image_001.png)

>>> Lanjutkan dengan klik Next

![](./vm/image_002.png)

>>> Biarkan secara default pada opsi instalasi Virtual Box

![](./vm/image_003.png)

>>> Pilih Yes pada tahapan ini

![](./vm/image_004.png)

>>> Jawab Yes jika terdapat Missing Dependencies

![](./vm/image_005.png)

>>> Pilih Install

![](./vm/image_006.png)

>>> Silahkan tunggu proses instalasi

![](./vm/image_007.png)

>>> Pilih Finish

![](./vm/image_008.png)

>>> Jalankan aplikasi Virtual Box

![](./vm/image_009.png)

>>> Tampilan aplikasi Virtual Box pertama kali

![](./vm/image_010.png)
>>>

**1.2. Membuat Virtual Machine di Virtual Box**

Setup Virtual Machine Anda seperti berikut

| Parameter | Keterangan |
|-----------|------------|
| Processor | 2 Core |
| Ukuran Memori | 2048 MB |
| Ukuran HD | 20 GB |

Ikuti langkah berikut ini.

>>> Buat project baru

![](./vm/image_011.png)

>>> Tentukan nama, type serta versi sistem operasi

| Parameter     | Keterangan                                                      |
|---------------|------------------------------------------------------------------|
| Name          | debian                                                           |
| Folder Mesin  | Arahkan ke folder lokal laptop/PC yang Anda gunakan             |
| ISO Image     | Arahkan ke folder file ISO yang telah kalian download           |
| Type          | Linux (otomatis)                                                |
| Versi         | Debian (64-bit) (otomatis)                                      |

Pastikan berikan centang pada **Skip Unattended Installation**

![](./vm/image_012.png)

>>> Atur jumlah memori dan core processor yang akan di alokasikan untuk mesin virtual Anda

![](./vm/image_013.png)

>>> Alokasikan harddisk untuk virtual mesin Anda minimal 20 GB

![](./vm/image_014.png)

>>> Perhatikan kembali rangkuman dari setingan Virtual Machine yang akan kalian buat

![](./vm/image_015.png)

>>> Jika selesai maka akan muncul di bagian kiri sebuah nama Virtual Project Anda

![](./vm/image_016.png)

>>> Masuk ke menu Settings Nework

Seting Network pada **Virtual** Machine dengan
| Parameter     | Keterangan                                                      |
|---------------|------------------------------------------------------------------|
| Attached to | Bridged Adapter |
| Name | Sesuikan dengan nama interface jaringan pada PC/Laptop kalian masing-masing |

Seperti pada gambar **dibawah**

![](./vm/image_017.png)
>>>

### **2. VMware**

VMware adalah teknologi virtualisasi yang memungkinkan menjalankan beberapa sistem operasi (mesin virtual) secara terisolasi pada satu perangkat keras fisik (server), menghemat biaya, meningkatkan efisiensi sumber daya IT, dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan infrastruktur, menjadikannya pilar penting dalam komputasi awan modern untuk menjalankan banyak aplikasi dan sistem secara bersamaan.

![](./vm/image_018.png)

**2.1. Membuat Virtual Machine**

Setup Virtual Machine Anda seperti berikut

| Parameter     | Keterangan                                                      |
|---------------|------------------------------------------------------------------|
| Processor | 2 Core |
| Ukuran Memori | 2048 MB |
| Ukuran HD | 20 GB |

Ikuti langkah berikut

>>> Buat project baru

![](./vm/image_019.png)

>>> Pilih Typical kemudian Next

![](./vm/image_020.png)

>>> Arahkan installer ke file ISO yang sebelumnya sudah di download

![](./vm/image_021.png)

>>> Berikan nama Virtual Machines dan arahkan penyimpanan ke tempat yang kita inginkan

![](./vm/image_022.png)

>>> Tentukan kapasitas Storage Virtual Machine

![](./vm/image_023.png)

>>> Customize Hardware

![](./vm/image_024.png)

- Ubah konfigurasi seperti berikut
- Tambahkan 1 Network Adapter
- Ubah Network Adapter yang pertama menjadi Bridge
- Ubah Network Adapter yang kedua menjadi Lan Segment
- Buat Lan Segment dengan nama misal = LAN

![](./vm/image_025.png)

![](./vm/image_026.png)

![](./vm/image_027.png)

>>> Pastikan setingan sudah sesuai, hilangkan tanda centang auto install kemudian klik Finish
>>>

### **3. Tugas**

Buat 1 virtual machine lagi menggunakan vmware dengan ketentuan

Setup Virtual Machine Anda seperti berikut

| Parameter        | Value          |
|------------------|---------------|
| Nama             | Deb-13-client |
| Processor        | 2 Core        |
| Ukuran Memori    | 4096 MB       |
| Ukuran HD        | 30 GB         |
| Network Adapter  | LAN SEGMENT   |
